Bayangkan sebuah malam yang awalnya penuh tawa. Musik keras, obrolan seru, dan tentu saja lagu favorit yang diputar berulang-ulang—salah satunya "Despacito". Namun, bagi seorang korban (sebut saja bunga), malam itu berubah menjadi mimpi buruk yang tak terlupakan. Modus operandi yang sering muncul dalam cerita-cerita seperti ini biasanya melibatkan: Minuman yang sudah "diberi bumbu" (obat bius).
Pendidikan mengenai persetujuan ( consent ) harus diajarkan sejak dini agar anak muda paham bahwa "tidak" berarti "tidak". Gara-gara Despacito Digilir Teman Setongkrongan...
Hari ini, Despacito mungkin sudah tidak se-viral dulu. Tapi percayalah, akan selalu ada lagu pengganti. Mungkin "Quevedo: Bzrp Music Sessions", mungkin "Shut Up and Dance", atau mungkin lagu daerah yang di-remix secara aneh. Bayangkan sebuah malam yang awalnya penuh tawa
"Gara-gara Despacito Digilir Teman Setongkrongan" is a reflection of how easily social boundaries can blur in the heat of a moment. It serves as a reminder that while music and social circles ( tongkrongan Tapi percayalah, akan selalu ada lagu pengganti